Skip to content

Kajian

Kajian COVID-19

Pengendalian pandemi perlu dilakukan dengan berbasis bukti. Kami melakukan berbagai kajian terkait pandemi COVID-19, baik kajian kesehatan publik, epidemiologi, maupun kajian sosial. Kajian dilakukan dengan berkolaborasi bersama ilmuan dan peneliti independen.

Persepsi Risiko

Laporcovid19.org berkolaborasi dengan Social Resilience Lab Nanyang Technological University (NTU), Singapura, melakukan survei sosial untuk mengukur tingkat kesiapan warga, persepsi risiko, pengetahuan, informasi, perlindungan diri, modal sosial, dan ekonomi mereka.

Sejauh ini kami sudah merilis kajian persepsi risiko untuk wilayah DKI Jakarta dan Surabaya

Lawan Stigma

Laporcovid19.org bekerjasama dengan Kelompok Peminatan Intervensi Sosial Fakultas Psikologi Universitas Indonesia menyelenggarakan survei untuk memahami lebih jauh tentang stigma sosial terkait Covid-19. Selain itu, sudah dibentuk sebuah platform untuk menyuarakan suara dan pengalaman penyintas dan mereka yang terstigma beserta platform bagi baik masyarakat umum maupun penyintas untuk memberikan dukungan dan saling menguatkan.

Excess Death

Laporcovid19.org bekerjasama dengan EOCRU melakukan kajian tentang kelebihan kematian di delapan kota di Indonesia, yaitu Jakarta, Tangerang Selatan- Tangerang, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Lombok, dan Makassar. Sejumlah jurnalis di delapan kota yang terpilih menjadi fellow terlibat dalam kajian ini. Hal ini menjadikan proyek penghitungan kematian berlebih karena Covid-19 sebagai kolaborasi pertama antara saintis dan jurnalis di Indonesia.